Dipindah, Pasar Takjil Tetap Ramai

15
Pengunjung berburu takjil. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – Matahari masih tinggi. Keramaian di Jalan Letjen Sutoyo, Banyuwangi terasa berbeda dari biasanya, Selasa (22/5) sore. Ketika hari biasa, jalan tembusan SMPN 1 Banyuwangi relatif sepi. Kini, berubaha ramai. Maklum, pasar takjil dadakan yang dahulu digelar di Jalan Brigjen Katamso (utara kantor DPRD), dipindah ke kawasan ini. Menjelang sore, deretan pedagang takjil suah berjajar rapi. Beragam menu kuliner ditawarkan. Seluruhnya siap saji. Dikemas dengan tampilan menarik.

Menjelang sore, keramaian makin menumpuk. Warga berjubel, berburu kuliner takjil. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Mulai Rp 5000 hingga Rp 15.000 per bungkus, tergantung menu. “Meski dipindah, pengunjung tetap ramai. Kan, tidak ada pasar takjil lagi di Banyuwangi selain di sini,” kata Fitrotul, salah satu pedagang takjil.

Wanita asal Desa Gambor, Kecamatan Singojuruh ini mengaku sekitar pukul 15.00 WIB, pedagang sudah bersiap di lokasi. Sedangkan pengunjung mulai ramai sekitar pukul 16.00 WIB. Menurutnya, menu minuman yang paling banyak diburu. Seperti es buah dan sejenisnya. Aneka lauk siap saji juga laris. Harganya cukup terjangkau, mulai Rp 5000 hingga Rp 10.000 per bungkus. “ Aneka oseng-oseng yang paling dicari. Mungkin karena siap saji untuk berbuka dan sahur,” jelasnya. Setiap hari, Fitrotul bisa meraup untung sekitar Rp 50.000. Jumlah pedagang yang membuka lapak mencapai lebih 100 orang. Rata-rata, datang dari kota Banyuwangi.

Pengakuan berbeda diungkapkan Yanti, pedagang lainnya. Perpindahan lokasi sedikit mengurangi penjualan. “ Turun sekitar 10 persen. Mungkin, tempatnya lebih jauh yang sekarang,” kata pedagang asal Kelurahan Kertosari, Banyuwangi tersebut.

Meski penjualan turun, kata dia, pengunjung pasar takjil tetap ramai. Bahkan, kini lebih tertib dibandingkan tahun lalu. Sebab, pengunjung harus memarkir motornya, lalu berjalan kaki berburu takjil. “ Kalau dulu, pengunjung bisa langsung membawa motornya sambil berburu takjil,” ungkapnya. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan