Puasa, PNS Dilarang Tunda Pekerjaan

20
PNS di Pemkab Banyuwangi menggelar apel. (foto/bb/ist)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – Selama puasa, kinerja PNS di jajaran Pemkab Banyuwangi dilarang kendur. Termasuk, menunda pekerjaan. Artinya, puasa tidak boleh dijadikan alasan menurunkan kualitas kerja, meski jam kerja dikurangi. Seruan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi, Djajat Sudrajat yang ditertibkan, 14 Mei 2018.

Pejabat ini menuturkan, SE ini sebagai tindak lanjut SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 336/ 2018 tertanggal 8 Mei 2018 perihal Penetapan Jam Kerja ASN, TNI dan POLRI pada Bulan Ramadhan. “Ini semata-mata demi peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim,” katanya, Selasa (15/5).

Selama puasa, lanjutnya, instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja Senin – Kamis dimulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Jam istirahat pukul 12.00 – 12.30 WIB. Sedangkan Jumat masuk pukul 07.30 – 15.30 WIB, istirahat pukul 11.00 -12.30 WIB.

Sementara instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, Senin – Kamis diawali pukul 08.00 – 14.00 WIB,  Jumat pukul 07.30 – 11.30 WIB, dan Sabtu pukul 08.00 – 13.00 WIB. Sehingga, selama puasa, instansi yang melaksanakan 5 hari atau 6 hari kerja, hanya 32,5 jam per minggu. Jumlah ini berkurang dibandingkan hari-hari biasa.

“Meski jam kerjanya berkurang, seluruh PNS harus bisa merampungkan pekerjaan tepat waktu. Jangan sampai ada pekerjaan yang tertunda gara-gara puasa. Justru dengan semangat puasa, kita harus lebih produktif,” tegasnya.

Selain perubahan jam kerja, Pemkab Banyuwangi juga menetapkan penggunaan seragam selama Ramadhan. Yakni, pakaian muslim putih dan bawahan gelap bagi seluruh PNS. Selama satu bulan penuh, kata Djadjat, PNS laki-laki wajib memakai baju muslim putih dilengkapi songkok nasional berwarna hitam. Sedangkan bawahannya mengenakan celana hitam atau gelap non jeans. Sedangkan pegawai wanita, mengenakan baju muslimah putih dipadukan celana atau rok hitam atau gelap. Sementara, kerudungnya berwarna putih polos.

“Bagi pegawai non muslim bisa menyesuaikan dengan pakaian atasan putih dan bawahan hitam atau gelap juga. Yang jelas semuanya tetap menggunakan atribut Kartu Tanda Pengenal Pegawai,” pungkasnya. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan