Desa Tambakrejo, Motivasi Sadar Lingkungan dengan Lomba Mancing

Suasana lomba mancing. (foto/bb/tin)

Purwoharjo (BisnisBanyuwangi.com) – WARGA Dusun Tambakrejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, punya cara tersendiri mengajak masyarakat setempat untuk sadar lingkungan. Salah satunya, menggelar lomba mancing di kawasan sungai setempat. Selain ajang hiburan gratis bagi warga, lomba mancing ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi warga. Sehingga, sadar lingkungan, menjaga kebersihan sungai.

Lomba mancing ini digagas kelompok pemuda peduli lingkungan Dusun Tambakrejo, dalam rangka kampanye lingkungan bersih. Sebelumnya, berangkat dari rasa prihatin melihat kondisi sungai setempat yang banyak sampah, sekelompok pemuda tergerak membersihkan sungai, menatanya menjadi kawasan wisata pemancingan.  Meski baru dua bulan ditata, beberapa kali sudah digelar lomba mancing. Salah satunya, even lomba mancing, Minggu (22/4) lalu.

Lomba mancing tersebut diikuti berbagai kalangan. Tua, muda, sampai anak-anak. Para peserta datang dari berbagai kawasan. Seperti Sempu, Pesanggaran, Tegalsari, Cluring dan Genteng. Jumlah peserta mencapai ratusan. Warga dusun setempat pun antusias mengikuti dan menyaksikan lomba ini.

Ajang lomba bertajuk “Satu Johar, Satu Harapan” ini berlangsung meriah. Satu kuintal lele ditebar ke sungai. Para peserta diberikan waktu satu jam untuk memancing. Peserta dengan bobot ikan terberat menjadi pemenang.

Suasana makin semarak, saat panitia memberi tantangan, tiga peserta tercepat memancing ikan. Tepuk riuh penonton menambah semangat para peserta. Tiga peserta tercepat, mendapat bonus uang tunai senilai puluhan sampai ratusan ribu per orang. Dalam lomba tersebut, Nano, warga Dusun Tambakrejo sukses menyabet Juara I, bobot ikannya 1 kilogram 241 gram. Para juara 1 hingga 5 mendapatkan hadiah uang tunai.  Usai lomba, aktivitas mancing masih belanjut, bahkan hingga malam hari. (tin)

 Jadi Kawasan Wisata Pemancingan

SAAT INI sungai Patusan di Dusun Tambakrejo, Desa Bulurejo, menjadi tempat favorit bagi pemancing. Di katakan Edi Purnomo, pelopor pemuda peduli lingkungan Dusun Tambakrejo, selain buah naga, pihaknya berupaya menggali berbagai potensi di dusun ini. Termasuk mengajak warga setempat makin sadar lingkungan.

Ke depan, even lomba mancing akan rutin digelar. “Selain even lomba, masyarakat bisa salurkan hobi mancing di sini tiap akhir pekan,” ungkapnya. Ke depan, kata Edi, adanya wisata pemancingan ini, warga luar daerah yang datang ke dusun ini bukan sekadar menikmati wisata agro buah naga, tapi bisa bermancing ria.

Kegiatan melestarikan lingkungan ini mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Desa Bulurejo, Dyah Purwaningsih. Menurutnya, sungai bersih ini menjadi motivasi warga untuk makin sadar lingkungan. “Jika sungai bersih, warga tak lagi membuang sampah ke sungai, atau membuang kotoran ke sungai, tapi ikut menjaga sungai,” ungkapnya.

Di samping itu,memberi penghasilan tambahan buat warga sekitar. Mengingat, banyak warga yang membuka usaha lesehan dan warung kopi. Dia berharap ke depan makin banyak inovasi untuk menggali potensi desa. Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Fraksi Demokrat, Yusieni, memberikan dukungan bagi masyarakat di Dusun Tambakrejo. (tin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here