BEC Masuk Seri Prangko

7
Even BEC yang dijadikan salah satu gambar prangko Indonesia. (foto/bb/ist)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – POTENSI Banyuwangi terus diangkat ke kancah nasional. Terbaru, durian merah dan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), dijadikan seri prangko oleh pemerintah Indonesia. Durian merah menjadi prangko seri buah nusantara, sedangkan BEC menjadi seri karnaval.

Khusus gambar durian merah sudah dicetak dalam prangko di tahun 2017. “Setiap rilis, kita cetak 300.000 perangko, dan ini telah habis dibeli oleh para filatelis,” kata Direktur Pos Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi, Ikhsan Baidirus saat membuka Lokakarya Filateli Nasional di Banyuwangi, Kamis lalu.

Ikhsan mengatakan, durian merah Banyuwangi telah banyak dikenal. Ketika mendengar durian merah, langsung merujuk pada Banyuwangi.  “Warnanya yang cerah, rasanya yang enak dan khas menjadi pertimbangan kami memilih durian merah dalam seri tersebut. Durian merah telah menjadi karakteristik Indonesia. Banyuwangi harus bangga memiliki durian merah,” jelasnya.

Selain durian merah, lanjutnya, salah satu even di Banyuwangi Festival, BEC menjadi salah satu gambar yang menghiasi prangko seri karnaval yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia.  “BEC menjadi salah satu gambar prangko dalam serial karnaval Indonesia yang akan kami launching Mei mendatang,” ujar Ikhsan.

Even kebanggaan warga Banyuwangi tersebut, terang Ikhsan, sengaja dipilih karena Banyuwangi kini menjadi daerah tujuan pariwisata yang menonjol. Terutama dalam penyelenggaraan berbagai even pariwisata yang terangkum dalam Banyuwangi Festival. Dengan dijadikannya sebagai gambar prangko, Ikhsan berharap pariwisata Banyuwangi semakin dikenal dunia.

Menurutnya, prangko tak ubahnya duta negara yang bisa menjelaskan berbagai potensi yang dimiliki Indonesia melalui sebuah gambar. Baik keindahan alam, kekayaan flora dan fauna, teknologi hingga berbagai atraksi kebudayaannya. “Sekarang Banyuwangi ini tidak hanya dimiliki oleh Banyuwangi, tapi sudah menjadi milik Indonesia. Kami ingin mengabadikannya lewat prangko  dan mengenalkannya ke dunia,” jelasnya.

Terkait desainnya gambar BEC, Ikhsan masih merahasiakannya. Bisa jadi gambar suasana karnaval, gambar close up peserta karnaval atau bahkan lukisan karnaval. “Membuat desain prangko ini tidak sembarangan. Ada Pokjanas (Kelompok Kerja Nasional) yang khusus untuk membahas desain prangko. Tunggu saja,” pungkasnya. (udi)