Gurami Goreng Menu Andalan

13
Suasana warung Halimah dengan menu gurami bakar. (foto/bb/wid)

Giri (BisnisBanyuwangi.com) – MENU kuliner berbahan ikan tampaknya tetap menjadi pilihan. Buktinya, warung makan dengan menu ini selalu menjadi rebutan. Warung Halimah di Jalan Mahoni, Keluncing, Kecamatan Giri, salah satunya.

Setiap menjelang makan siang, hingga sore warung ini selalu dipadati pengunjung. Bahkan,  rela antre demi merasakan bumbu khas ikan bakar dan ayam bakar ala Warung Halimah. Racikan yang digunakan bumbu bakar kemiri dimodifikasi. Sehingga, pas  dengan lidah dan selera warga Banyuwangi dan tidak menggunakan penyedap rasa. Cita rasa gurih yang diperoleh adalah perpaduan rempah  dengan udang segar, ditambah gula.

Gurami menjadi hidangan  istimewa. Menu ini  ciptaan Halimah, sang pemilik warung. Ikan  gurami yang kaya protein disajikan dengan perpaduan semanggi, lembayung dan kangkung. Selain kaya protein, menurut Halimah, menu tersebut sangat cocok untuk kesehatan dengan kondisi cuaca saat ini. “Gurami yang dibakar atau digoreng pasti sudah biasa. Tapi, kalau ditambah dengan bumbu kemiri , dijamin jadi luar biasa. Segar dan sedap,” kata Halimah kepada Bisnis Banyuwangi, pekan lalu.

Di warung makan yang berdiri tahun 2002 itu, tidak hanya menu gurami yang menjadi andalan. Kopi pun tidak memakai kopi bungkus, melainkan kopi seduh langsung asli bubuk. Dibuat masyarakat sekitar.

Menu yang disediakan di rumah makan ini bercita rasa khas Banyuwangi. Seperti, gurami bakar, ayam goreng, urap, sayuran, lalap, tempe, tahu bacem dan lainnya. Menu-menu tersebut mungkin terdengar tidak asing, namun saat mencoba gurami bakar, cita rasa yang melekat sangat berbeda. Manis-gurih yang pas, tidak berbau amis. Sebagai pelengkap, aneka macam sambal. Seperti sambal kecap, sambal goreng, dan sambal ijo.

Harga per ons hanya 10.000. Selain mengusung konsep ethnik, warung ini menyediakan bunga sedap malam bagi pengunjung yang ingin menikmati nuansa segar di rumah.

Pengunjung yang datang, kata Halimah lebih banyak pegawai Kecamatan Kalipuro dan warga perumahan. Tak jarang, turis asing juga banyak yang singgah. Omzetnya Rp 2 juta hingga Rp 4 juta per bulan. Selain bisa datang langsung, pihaknya menerima pesan antar mininmal 1 paket komplit menu spesial. Layanan buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. (wid)