Dugaan Asusila, Anggota Dewan Lapor Polres

35
Ahmad Taufik. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – Kasus laporan dugaan etik dan asusila oknum anggota DPRD Banyuwangi, Jatim, Ahmad Taufik ke Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat, berbuntut. Merasa dicemarkan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut memilih melapor ke Polres Banyuwangi, Kamis (8/2). Didampingi kuasa hukum, Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi ini melaporkan Didik Anan Pratama, pihak yang menggulirkan dugaan asusila.

Menurut Taufik, pihaknya merasa dicemarkan dengan berbagai pemberitaan miring terkait dirinya. Apalagi, dia dituding membawa lari istri orang dan terlibat  asusila. “ Saya dilaporkan ke BK dengan tuduhan asusila. Lalu, muncul di banyak pemberitaan di media. Ini sebuah pelecehan dan menganggu citra dan martabat kami. Ini fitnah, sehingga saya melapor ke Polres,” jelas pria asal Wongsorejo, Banyuwangi tersebut kepada wartawan.

Dijelaskan, tuduhan yang dialamatkan kepadanya seluruhnya tidak benar. Menurut Taufik, pihaknya tidak pernah membawa lari istri orang. Apalagi, melakukan asusila. Terkait tudingan sempat satu mobil dengan istri Didik Anan Pratama, Ayu Rina Evayanti, pihaknya juga membantah. Apalagi, membawa lari ke rumah warga. “ Jadi, tidak ada hubungan perselingkungan, apalagi membawa lari ke rumah warga. Itu tidak benar,” tegas Taufik didampingi istrinya, Izzun Nahdloh. Terkait pertemuan di rumah Pak Buyung di Kelurahan Karangrejo, kata Taufik, pihak perempuan, Ayu Rina Evayanti memang meminta petunjuk persoalan rumah tangga. “ Kalau saya tidak ada kedekatan apapun. Apalagi, hubungan percintaan,” ujarnya. Taufik menambahkan pihaknya juga sudah memberikan klarifikasi ke BK DPRD Banyuwangi terkait hal itu.

Diberitakan sebelumnya, Didik Anan Pratama melalui pengacaranya, Zaenuri Ghasali melaporkan Ahmad Taufik ke BK DPRD. Pria asal Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo tersebut mengaku memiliki bukti terkait dugaan asusila yang dilakukan Ahmad Taufik bersama istrinya.  Dugaan hubungan terlarang itu dipergoki 3 Desember 2017. Oknum anggota DPRD itu ditemukan satu mobil dengan istrinya. Dia juga mengklaim memiliki bukti rekaman percakapan yang mengarah ke indikasi asusila. (udi)