Demokrat Larang Bacaleg hanya Janjikan Infrastruktur

13
Michael Edi Hariyono. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – PARTAI Demokrat mulai menyiapkan strategi menghadapi pemilu legeslatif (pileg) 2019. Yang beda, partai besutan SBY ini melarang bakal caleg (bacaleg) hanya menjanjikan pembangunan infrastruktur kepada masyarakat. Namun, menawarkan pemberdayaan ekonomi yang mengarah kesejahteraan bersama.

Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Michael Edi Hariyono mengatakan  sejak awal partainya fokus memberikan kesejahteraan ke masyarakat. Salah satunya, melalui pemberdayaan ekonomi hingga ke desa-desa. Komitmen itu dituangkan dalam strategi kampanye bacaleg yang akan bertarung  dalam pileg mendatang. “ Selama ini, masyarakat selalu hanya dijanjikan infrastruktur. Baik jalan, pavingisasi maupun bangunan lain. Padahal, kebutuhan masyarakat tak hanya itu, tapi kesejahteraan dengan pemberdayaan ekonomi,”  kata Michael usai bertemu jajaran PC Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, Rabu pekan lalu.

Pemilik agrowisata AIL ini menambahkan ketika pihaknya turun ke masyarakat, keluhan yang muncul adalah persoalan kesejahteraan. Karena itu, partainya menjawab fenomena tersebut. Sehingga, para bacaleg dilarang hanya menjanjikan pembangunan atau perbaikan infrastruktur ketika kampanye.  Namun, menawarkan pemberdayaan ekonomi secara nyata. “ Ini yang kita bekalkan kepada para bacaleg. Jangan hanya obral janji untuk perbaikan infrastruktur. Memang janji ke masyarakat perlu, tapi jangan hanya ke infrastruktur,” tegasnya.

Menurut Michael peningkatan sumberdaya manusia dan pemberdayaan ekonomi menjadi kunci bagi terwujudnya kesejahteraan. Karena itu, dia memastikan akan memberikan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat jika Demokrat menjadi pemenang di Banyuwangi. Sayangnya, tak disebutkan pemberdayaan ekonomi yang dijanjikan. “ Kalau kami menjadi pemenang, tentunya bisa ikut mengambil kebijakan. Itulah modal kami untuk membuat pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Pileg 2019 mendatang, Michael mentargetkan bisa meraup kursi lebih dibandingkan saat ini. “ Sekarang kita memiliki lima kursi. Pileg nanti harus lebih banyak, sehingga kita bisa ikut mengambil kebijakan,” tegasnya lagi. Salah satu strateginya menawarkan ke PC NU untuk mengirimkan kader sebagai bacaleg Demokrat.  Menurut Michael, kuota bacaleg masih ada yang kosong di setiap daerah pemilihan (dapil). Kekosongan itulah yang ditawarkan ke PC NU agar diisi kader berkualitas. (udi)