Perpadi Siapkan 8 Ton Beras per Hari

11
Beras murah dari Perpadi untuk operasi pasar. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – MELAMBUNGNYA harga beras, membuat Satgas Pangan Kabupaten Banyuwangi terus bergerak. Bersama Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi) Banyuwangi, Satgas membendung lonjakan harga bahan pokok ini di pasaran. Sedikitnya, 8 ton beras murah disiapkan setiap harinya. Harga yang ditawarkan jauh di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Beras Perpadi ini dilepas ke pasaran hanya Rp 9000 per kilogram. Harga ini lebih murah dari HET sebesar Rp 9.350 per kilogram. “ Kami siapkan 8 ton beras murah per hari untuk operasi pasar. Harapannya harga bisa normal. Ini beras dari Perpadi untuk stabilitas pangan, ” kata Ketua Satgas Pangan Kabupaten Banyuwangi AKP Sodik Efendi, pekan lalu.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi ini menambahkan operasi pasar akan terus berlanjut hingga harga beras di pasaran stabil. Menurutnya, operasi pasar bisa ikut menurunkan harga beras. Operasi, kata dia, pasar digelar berpindah-pindah setiap hari.

Ketua Perpadi Banyuwangi  Irwan Kuswanto menjelaskan pihaknya memberikan harga lebih murah karena menggunakan subsidi. ” Kita beli gabah dari petani langsung. Jadi, kita bisa memberikan subsidi harga beras,” jelasnya.

Saat ini kata Irwan pasokan beras di gudang Perpadi sedikit menurun akibat belum memasuki panen raya. Meski begitu, pasokan untuk pasar dipastikan tetap normal. Harga gabah juga mulai turun, dari kisaran Rp 5500 per kilogram, sudah turun hingga Rp 5200 per kilogram. Harga ini diprediksi bisa terus turun seiring masuknya panen raya Maret mendatang. (udi)