Semanggi Kering, Tahan Lama dan Renyah

32
Produk semanggi kemasan khas Surabaya. (foto/bb/BS)

Sambikerep (BisnisBanyuwangi.com) – SEMANGGI, salah satu makanan khas Surabaya. Sayuran semanggi dicampur bumbu kacang, dilengkapi kerupuk puli. Biasanya, mendampingi rujak cingur dan lontong balap. Salah satu yang memproduksi semanggi adalah keluarga Aminah, di Jalan Sawo, Kelurahan Beringin, Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Keluarga ini tetap setia dengan usaha produksi semanggi. Merupakan usaha turun temurun.

Awalnya, Aminah berjualan semanggi dan  jamur tiram. Harganya Rp 12.000 per porsi. Namun sejak 2011, dia fokus hanya berjualan semanggi.  “  Tahun 2011 saya gabung di Pahlawan Ekonomi (PE) untuk menambah ilmu, mentor saya di PE inilah yang meyakinkan saya untuk mengembangkan bisnis semanggi,” kata Aminah kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Di program PE, Aminah tidak hanya mendalami cara pengeringan semanggi. Tapi, diajari  cara mengemas semanggi kering dan menjualnya secara online. Keyakinan Aminah berusaha di bidang semanggi samakin menguat saat kegiatan launching produk semanggi miliknya dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini.  “Selama ada kemauan dan siap bekerja keras, tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan ,“ pesan Tri Rismaharini kepada Aminah.

Berkat kerja keras dan ketekunan dalam menjalankan usaha b semanggi, kini Aminah mampu meraup omzet penjualan Rp  15 juta  hingga Rp  30 juta per bulan. Tidak hanya itu, dia juga meraih berbagai penghargaan best of the best dari PE tahun 2015 dan 2017.  Dan, 10 Desember 2017 Aminah menerima penghargaan dari Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI, memperoleh bantuan modal  sebesar Rp 8,5 juta.

“ Alhamdulilah semua izin  mulai dari PIRT, halal dan paten sudah saya penuhi, “ katanya. Produk semanggi instan  milik Aminah dipasarkan dii berbagai tempat, termasuk online. Pengiriman ke sejumlah daerah, mulai Jakarta , Banten, Riau , dan Kalimantan juga tak pernah sepi.

“ Semanggi kering dalam kemasan merupakan tombo kangen untuk orang Surabaya di luar kota dan luar pulau, “ jelasnya. Mempunyai resto khusus semanggi di tengah areal kebun semanggi merupakan impian dari Aminah.  Ke depan dia ingin mengembangkan inovasi untuk berjualan varian baru. Yakni, pentol semanggi, nugget semanggi, kerupuk semanggi dan rengginang semanggi.  “Semoga varian ini bisa sukses seperti semanggi instan yang saya jual dalam kemasan menarik, harganya Rp 50.000 untuk 6 porsi,” pungkasnya.

(nanang sutrisno/BS)