Anas Mundur, Demokrat Yakin Khofifah Menang di Banyuwangi

Jajaran DPC Demokrat Banyuwangi bertemu PC NU Banyuwangi,Rabu (24/1). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – Mundurnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam pilgub Jatim menjadi amunisi baru bagi rivalnya. Salah satunya, partai Demokrat pendukung pasangan Khofifah Indarparanwsa – Emil Dardak. Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Michael Edi Hariyono optimis calon yang diusungnya di Banyuwangi. Alasannya, calon kuat di Banyuwangi sudah mundur dari ajang Pilgub. “Di Jatim, khususnya Banyuwangi, Pak Anas sudah mundur,” kata Michael usai silaturahmi ke kantor PC Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, Rabu (24/1).

Pria ini menjelaskan sosok Khofifah yang juga Ketua Fatayat NU Pusat sudah banyak dikenal kalangan masyarakat Jatim. Termasuk di Banyuwangi. Karena itu, pihaknya optimis warga Jatim, khususnya Banyuwangi akan memilih calonnya tersebut. Apalagi, kinerja Khofifah ketika menjadi Menteri Sosial cukup dirasakan publik.

Meski optimis menang di Banyuwangi, Michael mengaku tetap menggunakan strategi agar calon yang diusungnya bisa menang pilgub. Salah satunya, mengajak kader NU mendukung pasangan Khofifah – Emil Dardak. “Kalau target berapa persen, kami belum patok. Yang jelas peluang kami tinggi di Banyuwangi,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memilih mundur dari Pilgub Jatim setelah tersandung foto “panas”.  Di Jatim kawasan timur, nama Anas digadang-gadang menjadi pemenang pilgub. Peta politik berubah setelah Anas mundur. Pilgub Jatim diikuti dua calon. Masing-masing pasangan Saifulah Yusuf (Wagub Jatim) – Puti Guntur Soekarno yang diusung PDIP, PKB dan Gerindra. Dan, pasangan Khofifah Indarparawansa – Emil Dardak (Bupati Trenggalek) diusung Golkar, Demokrat dan PPP. Dua pasangan ini dipastikan bertarung sengit, sebab keduanya sama-sama kader NU. (udi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here