Jambu Air Bibit “King Rose” Diburu

109
Bibit buah jambu air “King Rose” paling diminati. (foto/bb/tin)

Bagorejo (BisnisBanyuwangi.com) – PROSPEK budidaya jambu air kian menggiurkan. Hal ini diakui Joko, pemilik usaha bibit dan tanaman hias di kawasan Seneporejo, Bagorejo. Menurut Joko, hal ini seiring permintaan bibit jambu air yang kian banyak. Salah satu jenis jambu air yang sedang menjadi primadona adalah king rose. “Jenis jambu ir ini berdaging tebal, renyah dan kaya kandungan air,” ucapnya kepada Bisnis Banyuwangi, belum lama ini.

Selain rasanya manis legit, jambu jenis ini memiliki warna menggoda, merah tua, dengan ukuran buah lebih besar dari jenis lainnya. Harga jual buahnya masih lumayan tinggi, Rp 25.000 hingga Rp 40.000 per kilogramnya. Sementara itu, harga bibit dari Rp 50.000 hingga Rp 200.000, tergantung ukuran.

Kini, selain permintaan buah, Joko mengaku banjir permintaan bibit. Per bulan dirinya bisa menjual 20 – 30 pohon bibit. Jenis bibit yang dijual merupakan hasil cangkoan. Sehingga dijamin cepat berbuah. Joko mengaku awalnya mendapat bibit jambu jenis ini dari Malang. Setelah 7 tahun, kini sudah sering berbuah. “Jambu air ini jenis tanaman yang tak mengenal musim, bisa berbuah sepanjang waktu,” ungkapnya.

Selain jenis king rose berbagai jenis bibit jambu air dia sediakan. Seperti jenis madu deli, kusuma merah dan citra. Jenis madu deli, memiliki warna putih. Tekstur daging buahnya keras dan renyah seperti buah pir. Harga bibit madu deli ini Rp 35.000 hingga Rp 50.000 per batang, tergantung ukuran. Sementara  jenis kusuma merah, memiliki warna buah merah dan berdaging tebal. Jenis ini, Joko mendatangkan dari daerah Glowong, Jajag.

Tak hanya jambu air, Joko juga menyediakan berbagai bibit tanaman buah lainnya. Seperti ceri, srikaya  merah, duwet putih dan jambu kerikil. Bibit- bibit buah ini dia dapatkan dari berbagai kota. Selain menekuni usaha tanaman ini, Joko juga bekerja sebagai sopir. Menurutnya permintaan bibit buah ini cukup banyak dari pemilik perumahan atau perorangan. Joko mengaku merintis usaha bibit buah dan tanaman buah ini berangkat dari hobi. Dia mengawali usaha dari modal Rp 3 juta untuk membeli biit tanaman. “Awalnya tanaman klengkeng, dari situ banyak yang tertarik,” ucapnya. Dari bibit buah merambah ke tanaman hias. (tin)