Jual Nanas Kupas, Solusi di Musim Hujan

33
Nanas kupas lebih memikat di musim hujan. (foto/bb/tin)

Kabat (BisnisBanyuwangi.com) – NANAS, salah satu buah yang banyak dicari orang. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar, buah satu ini juga banyak dipakai untuk usaha kue. Alasan inilah yang melatarbelakangi Mutriah bersama sang suami menekuni usaha berjualan nanas. “Kami sudah berjualan nanas sejak 20 tahun lalu,” ucapnya kepada Bisnis Banyuwangi,  belum lama ini. Tiap hari pasutri ini membuka gerai di Jalan Jember – Banyuwangi, Kabat.

Menurut Mutriah stok nanas dia datangkandari Blitar. Sekali kirim bisa lebih dari 10.000 biji nanas per minggu. Nanas ditawarkan dari harga Rp 1.000 hingga Rp 5.000 per biji. Tergantung ukuran.

Jika musim panas, permintaan nanas kian ramai. Selain perorangan, peminatnya dari para pedagang buah, pelaku usaha kue, pembuat selai dan pedagang rujak buah. Saat Lebaran dan bulan puasa, permintaan nanas berlipat-lipat, harganya pun naik. Musim hujan, permintaan nanas justru sepi. Hal ini membuat pasutri ini harus memutar otak, agar nanas-nanas yang sudah terlalu matang tak sampai busuk. “Yang terlalu matang atau sedikit cacat kami jual dalam bentuk kupasan,” ungkapnya.

Untuk mengupas nanas, tiap hari Mutriah dibantu suami dan anak perempuannya. Peminat nanas kupasan cukup lumayan. Dalam sehari bisa terjual 100 bungkus nanas kupas. Selain praktis, pembeli tak perlu repot harus mengupas kulit nanas. Di samping harganya yang murah meriah, hanya Rp 5.000 per bungkus.  Isinya bisa 3 – 5 buah nanas yang dibelah menjadi beberapa bagian. Karena itu, Mutriah mengaku banyak mendapat pesanan nanas kupas ini. (tin)