Makan Serba Rp 5000, Bonus Ambil Buah

46
Suasana warung makan di Genteng yang memberi bonus buah gratis. (foto/bb/ida)

Genteng (BisnisBanyuwangi.com) – PERSAINGAN jasa kuliner kian ketat. Kuliner baru terus bermunculan. Para pemilik usaha makanan harus kreatif menggaet pelanggan. Seperti dilakukan Harti, pemilik warung makan “Pring Patil Grup” di Maroon, Genteng. Untuk memanjakan pelanggan, sang pemilik menggratiskan makan buah.

Berawal dari coba-coba, serta membantu sahabat yang kesusahan, wanita asal Sempu ini membuka usaha warung makan. Nama warungnya diambil dari sebuah benda  peninggalan temannya.  Usaha bermodal Rp 35 juta ini baru dibuka 19 Desember 2017. “ Kami sengaja memilih kawasan Genteng untuk membuka usaha. Prospeknya masih menjanjikan,” kata Harti kepada Bisnis Banyuwangi, pekan lalu.

Aneka menu makanan yang ditawarkan dijual serba Rp 5000. Menunya, bakso pentol telur, bakso pentol kasar, bakso pentol halus, nasi rawon daging, nasi soto babat, nasi pecel, nasi campur. Aneka minuman panas dan dingin cokelat, kopi, teh, jeruk dan lainnya. Warung unik ini buka mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.

Meskipun baru dibuka, usaha warung ini cukup ramai. Omzetnya tembus Rp 1 juta perhari. Bahkan setiap hari omzetnya naik. Para pembeli beragam, baik dari anak sekolah hingga masyarakat umum.

Selain serba Rp 5000, para pembeli bisa menyantap buah gratis. Keunikan lainnya, para pelayannya adalah janda. Harti sengaja mempekerjakan mereka agar bisa mandiri secara ekonomi. Pihaknya juga melayani pesan antar.

Membuka warung makan, bukan hal baru bagi  Harti. Sebelumnya, dia membuka usaha kuliner di Sempu, kemudian mengembangkannya di Genteng. Harti sejatinya pengusaha kayu. Namun, karena keinginan membantu dan memiliki usaha yang lain, dia mencoba peruntungan di bidang kuliner. “ Kini, saya memiliki tiga karyawan, seluruhnya pintar memasak,” jelasnya.

Untuk menjaga kualitas, pihaknya memiliki pelanggan tetap pemasok bahan. Mulai sayuran hingga daging segar. “ Jadi, kalau banyak teman, akan banyak rezeki,” jelasnya. Pihaknya ingin mengembangkan lagi usaha kuliner di tempat lain. Karena harganya terjangkau, usaha kulinernya selalu ramai. (ida)