Kerajinan Kotak Kue, Hanya Bermodal Rp 100.000

62
Kerajinan kotak kue yang bisa dikerjakan dengan modal kecil. (foto/bb/ida)

Genteng (BisnisBanyuwangi.com) – MEMBUKA usaha tak harus dengan modal besar. Seperti dilakoni Siti, warga Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Hanya bermodal Rp100.000, wanita 45 tahun ini bisa membuka usaha kerajinan kotak kue lamaran. Kerajinan akan ramai pesanan ketika musim hajatan.

Berawal dari keinginan membuka usaha, Siti menemukan ide membuat kotak kue. Awalnya, dia membeli kardus bekas bungkus mie atau rokok. Kemudian, dibentuk kotak. Setelah itu, dihias. Dengan modal kesabaran, telaten, Siti membuat kotak dengan peralatan sederhana.

Gunting, perekat dan jarum. Sehari, Siti bisa menghasilkan 10 hingga 15 kotak. “ Lama pengerjaan tergantung ukuran,” kata Siti kepada Bisnis Banyuwangi, pekan lalu. Harga kotak kue buatannya dibandrol cukup murah, mulai Rp 4000 hingga Rp 5000 per biji, tergantung ukuran.

Selain melayani pesanan, Siti juga menitipkan kotak kue di toko- toko di wilayah Genteng. Dalam menjalankan usaha ini, Siti dibantu 1 karyawan. Tugasnya, mempercantik kotak kue yang dibuatnya. “ Ramai pesanan kotak kue ini ketika musim hajatan,” jelasnya. Saat ramai, kata Siti, satu toko bisa memesan 25-50 kotak setiap minggu. Dari usaha ini, omzet bisa tembus Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per bulan.

Dijelaskan, kotak buatannya dijamin lebih kuat, serta lebih bervariatif. Mulai bentuk atau  motif pembungkusnya . “ Ini baru mengirim 50 kotak ke toko grosir di Genteng,” jelasnya. Selain mengantar langsung pesanan, para pelanggan juga banyak yang datang langsung ke rumahnya.

Siti menambahkan, modal menjadi kendala usahanya ini. Selain itu, minimnya tenaga kerja. Menurutnya, kerajinan kotak kue ini prospeknya lumayan bagus. Sebab, ketika musim hajatan, banyak yang membutuhkannya. Permintaan tak hanya di kawasan Genteng. Namun, merambah hingga ke Sempu, Gambiran dan Rogojampi. “ Karena tenaga minim, kami belum bisa memenuhi semua permintaan,” ujarnya.

Siti tidak menyangka usaha kotak kuenya yang dirintis dengan modal kecil bisa menjadi besar. Sehingga bisa menghidupi keluarganya. Bahkan bisa membiaya kuliah  kedua anaknya. Dia berharap, usahanya bisa lebih maju dan bisa mempekerjakan ibu-ibu di sekitar rumahnya. (ida)