Teh Rosella Sehat, Jadi Peluang Bisnis

88
Teh rosella yang laris manis. (foto/bb/BS)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – BERAWAL dari anaknya yang sakit batuk,  Hadisatul Ahadiah, justru menemukan peluang bisnis. Wanita yang akrab disapa Icha sukses memproduksi teh rosella. Pesanannya terus meningkat. Usaha ini bisa dibilang kebetulan. Berkat resep obat batuk berbahan rosella, Icha berhasil membuat minuman teh rosella dengan aneka varian.

Dari coba-coba, teh buatannya banyak diminati. Bahkan, pesanan teh bunga rosella bisa tembus hingga 20 kilogram. Saat ini Icha, berhasil menciptakan produk bunga rosella dengan varian, sirup, teh rosella, rosella kering, selai rosella dan teh celup.

Teh rosella buatan Icha, mempunyai kelebihan. Ada rasa rempah dan tak masam. Sehingga menyegarkan, menyehatkan, mengencangkan kulit, anti oksidan, mencegah diabetes, mencegah ambien, dan mencegah batuk. Walau tanpa pengawet, teh rosella buatannya  mampu bertahan sampai 3 bulan. Syaratnya, disimpan di almari pendingin.

“Ke depan saya akan mengembangkan varian produk baru, sari asam Jawa, permen asem, sambal asam  dan temu lawak. Semoga produk baru ini bisa laris manis seperti produk saya yang lain yaitu kacang madu pedas dan penyetan bebek,” kata istri dari Arifin Setyobudhi ini kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Produk teh rosella buatan Icha, selain di pasarkan secara online, juga offline. Dititpkan di pusat UKM dan sejumlah koperasi. Icha, optimis teh rosella mampu bersaing di pasaran. Sebab,   memiliki kelebihan dan punya pangsa pasar sendiri. Pihaknya juga mengantongi izin lengkap dan label halal. Bahkan kemasannya sangat menarik.

Icha, sering dikirim Pemkot Surabaya mengikuti pameran di Sidoarjo, Gresik, Malang, Jakarta dan Batam. Untuk memudahkan pekerjaanya, Icha, berencana  membeli mesin produksi dan mesin botling. Dia mengaku kerap kewalahan ketika melayani banyak pesanan dengan mengandalkan tenaga manual. “Alhamdulilah dari teh rosella, saya mampu membeli 2 unit sepeda motor. Saya dan keempat karyawan yang semuanya keluarga siap bekerja keras untuk masa depan anak,” pungkasnya. (nanang sutrisno/BS)