OJK Tertarik Perizinan di Mal Pelayanan Publik

15
Layanan di mal pelayanan publik Pemkab Banyuwangi. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – LAYANAN di mal pelayanan publik terus menarik perhatian berbagai lembaga pemerintahan. Terbaru, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertarik dengan sistem perizinan yang dilayani di mal pelayanan publik milik Pemkab Banyuwangi. Sebab, mengimplementasikan e-government (e-gov) bagi pelayanan publik.

Kepala Departemen Manajemen Resiko dan Pengendalian Kualitas OJK, Hidayat Prabowo memuji mal pelayanan publik ini sebuah terobosan yang bagus. Banyak hal yang bisa dicontoh, mulai dari pengelolaan, sistem integrasinya, hingga fasilitas yang disediakan.

“Ini di luar perkiraan kami. Menurut kami ini dirancang dengan detail dan sangat mempermudah layanan publik. Kami menilai semua sudah berjalan dengan bagus, dan sangat informatif di sini. Semua dipikirkan dengan detail,” ujar Hidayat di mal pelayanan publik Banyuwangi, pekan lalu.

Sistem mal pelayanan publik ini kata dia bisa menjadi sarana promosi bagi OJK. Pihaknya memiliki kewenangan mengawasi, menerbitkan peraturan, melakukan edukasi dan bimbingan ke konsumen. “Nah, kami harus belajar dari daerah seperti Banyuwangi yang bisa membuat layanan perizinan terpadu. Inovasi ini bisa kami contoh. Saran kami, layanan yang sudah bagus ini bisa dilengkapi Service Level Agreement (SLA),” jelasnya. SLA adalah perjanjian layanan antara kedua belah pihak untuk meningkatkan kinerja atau waktu penyelesaian pengurusan layanan.

Sejak dibuka beberapa bulan lalu, mal pelayanan publik terus menarik perhatian berbagai kalangan. Seluruhnya memuji kehadiran mal untuk layanan administrasi ini. Bahkan, pelayanan di mal terintegrasi dengan layanan lain di luar Pemkab. Seperti, penerbitan Surata Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) hingga layanan BPJS. (udi)