Stiker Tempel Bergaransi tetap Diburu

Jasa stiker tempel yang tetap diminati. (foto/bb/ida)

Genteng – BERAWAL dari hobi corat – coret, Muklis (27), membawa hobinya  menjadi sebuah usaha stiker tempel di Jalan Raya Pandan, Genteng. Jiwa seni yang dimiliki  mendorongnya membuka usaha ini. Dia memulai  usaha tahun 2008, modalnya Rp 20 juta. Usaha ini dikembangkan dengan semangat.

Pria yang akrab dipanggil Molek ini mendisain sendiri stiker yang dipesan konsumen. Dia mengaku tidak pernah belajar secara khusus tentang kerajinan stiker. Keahlian ini didapat secara otodidak. Dia juga tak alergi belajar, mengikuti perkembangan zaman. Sehingga, tak ketinggalan tren aneka stiker yang sedang berkembang. Berkat kerja kerasnya, Molek bisa meraup omzet hingga Rp 2,5 juta per bulan. “ Omzet tetap tergantung ramai tidaknya pesanan,” kata Molek kepada Bisnis Banyuwangi, pekan lalu.

Layanan yang diberikan diantaranya stiker bak truk, L300, motor, hingga kaca film. Setiap harinya, 2-3 unit mobil datang ke bengkelnya. Rata-rata, permintaan adalah block bodi mobil. Tarifnya dibandrol sesuai ukuran bahan stiker yang dibutuhkan. Rata-rata, Rp 50 per 1 centimeter. Warna juga berpengaruh dengan tarif harga. Biasanya, konsumen membutuhkan minimal 120 centimeter bahan stiker. Bahan stiker ini didapatkan dari beberapa suplayer di Banyuwangi. Kini, Molek membuka usaha di sebuah ruko kontrakan.

Menurutnya, tingginya pasar otomotif ikut berdampak pada permintaan jasa stiker. Lapisan stiker kata dia berfungsi ganda. Selain memperindah, juga melindungi bodi mobil. Sehingga, terhindar dari goresan. “ Termasuk bisa mengawetkan warna bodi dari paparan sinar matahari langsung,” jelasnya.

Permintaan stiker paling banyak kata Molek adalah seni tulisan dan huruf. Pengerjaan stiker ini tak membutuhkan waktu lama, bisa ditunggu. Molek mengaku, usaha stiker ini membutuhkan ketelatenan tinggi. “ Intinya, menjalankan usaha ini harus sabar,” imbuhnya.

Setiap minggu, Molek bisa menghabiskan 10-15 rol bahan stiker. Pesanan yang tak pernah sepi, membuatnya merekrut dua karyawan. Yang beda dari jasa stiker miliknya, konsumen diberikan garansi seminggu. Jika rusak, akan diberikan ganti secara gratis. Syaratnya, bukan karena kecelakaan. Hasil karyanya membuat stiker tempel ini tak hanya diminati pemilik kendaraan lokal Banyuwangi. Sejumlah pelanggan datang dari Jember, Surabaya hingga Semarang. Bukan tanpa alasan, Molek dikenal dengan harga murah, kualitas garapannya bagus. “ Kita memang mengutamakan kepuasan pelanggan. Ini kuncinya,” pungkasnya. (ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here