Tawarkan Ijen, Banyuwangi Bidik Turis Australia

13
Penambang belerang di kawah Ijen Banyuwangi yang menarik wisatawan. (foto/bb/udi)

Banyuwangi – MEROKETNYA nama kawah Ijen dalam dunia pariwisata membuat Banyuwangi terus membidik pasar internasional. Salah satunya, Australia. Banyaknya turis negeri Kangguru itu ke Bali berpotensi mampir ke Banyuwangi menikmati indahnya api biru kawah Ijen. Selama ini, turis asing ke Ijen didominasi dari Eropa, terutama Prancis dan Belanda.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menegaskan dalam setahun sebanyak 1,1 juta turis Australia berkunjun ke Bali. Pihaknya berharap, mereka bisa mampir ke Banyuwangi menikmati Ijen dan keindahan alam lainnya. “Selama ini, jumlah terbesar turis mancanegara yang datang ke Banyuwangi dari Eropa, terutama Perancis dan Belanda. Tujuan utama tetap ke Kawah Ijen. Nah, kami ingin lebih banyak turis Australia yang datang ke Banyuwangi,” kata Bupati Anas disela menerima Konsul Jendral (Konjen) Australia di Surabaya, Chris Barnes, Senin pekan lalu.

Menurut Anas, kehadiran Konjen Australia bisa memperkuat jaringan pengembangan pariwisata dengan negeri tersebut. Sehingga, banyak turis Australia bertandang ke Banyuwangi.  Anas optimistis, turis Australia bisa digaet, mengingat besarnya jumlah mereka yang berkunjung ke Bali. “Tiga besar negara yang mengunjungi Bali adalah Tiongkok, Australia, dan India. Kami sedang berupaya menggaet mereka ke Banyuwangi setelah menikmati Bali. Faktor kedekatan geografis ini harus dimanfaatkan,” jelasnya. Menurutnya, kemitraan dengan Konjen Australia di Surabaya, dan Konjen Australia di Bali harus dijalin.

Selain kawah Ijen, kata Anas, Banyuwangi memiliki sejumlah destinasi wisata yang indah. Mulai pantai, gunung, hingga hutan. “Kami punya Gunung Ijen dengan kawah yang bisa memancarkan api biru yang hanya ada dua di dunia. Juga Pantai Plengkung yang sangat menantang untuk berselancar. Semuanya akan memberi pengalaman yang tidak bisa ditemukan di tempat lainnya,” jelasnya. Banyuwangi juga kental dengan tradisi dan budaya lokal yang bisa menarik minat turis Australia.

Sementara, Konjen Australia di Surabaya Chris Barnes mengaku keindahan sejumlah destinasi wisata Banyuwangi banyak terkenal di Jawa Timur, bahkan Australia.

Selain pantai yang terkenal tempat surfing terbaik, cerita tentang kehangatan dan keramahan orang Banyuwangi menjadi salah satu alasan dirinya bertandang ke kota Gandrung ini. Dia memastikan akan kembali ke Banyuwangi mengajak Dewan Bisnis Indonesia Australia. Sehingga, bisa menjajaki berbagai peluang bisnis. “Kemitraan yang baik diantara kita akan mampu membangun hubungan yang saling menguntungkan,” pungkasnya. (udi)