Rinie Renanda Tak Suka Vulgar

140
Rinie Renanda. (foto/bb/Dok. pribadi)

Glenmore – MENGGUNAKAN kostum vulgar kerap menjadi trik sejumlah penyanyi untuk menarik penggemar. Namun, hal ini tak berlaku bagi Rinie Renanda. Penyanyi asal Dusun Balerejo, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore ini lebih memilih tampil sopan ketika manggung. Bukan tanpa alasan. Dia justru merasa nyaman jika tampil anggun. “ Kalau kostum saya tidak suka vulgar. Tapi, saat manggung, kostum tetap mengikuti kondisi dan suasana acara,” kata penyanyi berusia 28 tahun ini saat berbincang dengan Bisnis Banyuwangi, pekan lalu.

Pemilik bintang Cancer ini menambahkan dengan kostum yang tertutup bukan berarti akan kehilangan pamor. Meski begitu, jika suasana panggung menuntut kostum yang agak “berani”, wanita berkulit kuning langsat ini juga tak menolak. “ Intinya, mengikuti kondisi. Tapi, tetap pada batas wajar,” jelas wanita kelahiran 3 Juli 1989 itu. Selama ini, Rini, panggilan akrabnya, lebih banyak membeli kostum buatan pabrik, daripada mendesain sendiri. Menurutnya, kostum buatan pabrik dirasa lebih nyaman.

Di belantika musik Banyuwangi, nama Rini terbilang bukan sosok baru. Karirnya dimulai sejak umur 19 tahun, setelah tamat bangku SMA. Berawal dari hobi, kini  justru nyaman menekuni dunia tarik suara. “ Saya belajar nyanyi secara otodidak. Awalnya memang hobi sejak SMA,” jelasnya. Berkat kepiawaiannya berolah vokal, Rini sempat dua kali masuk dapur rekaman. Kala itu, dia membawakan lagu dangdut.

Sempat vakum beberapa tahun, belakangan Rini kembali eksis. Tak hanya dangdut, dia juga piawai membawakan lagu-lagu Using. “ Favorit memang dangdut. Tapi, lagu Using juga sering membawakan,” ujarnya.

Kini, bagi Rini, menekuni dunia musik tak sekadar menyalurkan hobi. Namun, menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga. Tak heran jika pemilik nama asli Rini Sundari ini paling jarang menolak job. “ Kalau job selalu mengalir. Baik lokal maupun luar daerah,” jelasnya. Bali dan Madura menjadi daerah paling sering didatangi untuk manggung. Menurutnya, terjun ke dunia musik memiliki banyak pengalaman. Salah satunya, menemukan teman baru dan banyak relasi. Meski diakuinya, tak jarang ketika di atas panggung kerap digoda oleh para penggemar.

Agar kondisi tubuh tetap fit, mengkonsumsi multivitamin menjadi salah satu rahasianya. “ Istirahat juga harus cukup,” tuturnya. Rini mengaku akan terus menyumbangkan suaranya untuk kemajuan belantika musik Banyuwangi. Terkait banyaknya pendatang baru, baginya justru menjadikanya lebih semangat meniti karir. “ Makin banyak pendatang baru, berarti menambah saudara,” pungkasnya. (udi)