Festival Diusulkan ke Swasta

19
Salah satu festival yang digelar di Banyuwangi. (foto/bb/ist)

Banyuwangi – BANYAKNYA festival di Kabupaten Banyuwangi, mendapat sorotan dari DPRD.  Para wakil rakyat Kota Gandrung mengusulkan festival yang selama ini kebanyakan ditangani Pemkab mulai diserahkan ke swasta dan masyarakat. Sehingga, bisa memunculkan nuansa dan ide kreatif baru. Usulan ini dilontarkan Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara, Selasa pekan lalu.

Politisi PDIP ini menegaskan pihaknya sepakat dengan banyaknya festival di Banyuwangi Sebab, dampak positifnya banyak dirasakan. Seperti, hidup bersih masyarakat dan pengaruh ekonomi. Bahkan, festival mampu mendorong masyarakat Banyuwangi bergotong royong mengkonsumsi keuangan di daerah sendiri. Termasuk, pelestarian berbagai budaya di Banyuwangi. ” Tapi, kami mengusulkan konten festival diperbaiki lagi. Sebab, masyarakat mulai ada kejenuhan. Jadi, harus dibuat menarik lagi,” kata Made.

Terkait usulan itu, Ketua DPC PDIP Banyuwangi ini berharap Pemkab bisa membuat sayembara untuk konsep festival. ” Jadi, ada ide festival yang datang dari masyarakat. Selama ini, festival idenya hanya beberapa gelintir orang,” jelasnya.  Made meyakini, ide yang datang dari masyarakat bisa jadi lebih menarik. Karena itu, agar menarik, perlu dibuatkan sayembara adu ide festival di masyarakat yang menarik dan kreatif. Apalagi, di Banyuwangi banyak memiliki kultur dan budaya yang menarik. Dari hasil sayembara ini, kata Made, Dinas Pariwisata hanya tinggal menilai, diambil yang terbaik. Menurut Made, hal ini akan menjadi agenda festival yang menarik. Sebab, idenya datang langsung dari masyarakat. ” Ini diluar agenda budaya dan adat yang memang sudah ada di Banyuwangi,” tegasnya.

Made menambahkan, dengan ide dan kreasi dari masyarakat, harapannya, ada hal baru terkait festival. Dan, membuka ruang kreatif masyarakat. Sehingga, masyarakat akan merasa ikut memiliki terkait festival tersebut. Made tak mempermasalahkan jika festival makin banyak digelar di Banyuwangi. Syaratnya, harus digali ide-ide baru yang kreatif dan melibatkan masyarakat. Sebab, banyaknya festival, otomatis berdampak ada kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. ” Makin banyak festival, asalkan Pemkab mampu tak masalah. Syaratnya, jangan sampai membebani kinerja layanan PNS,”  tegasnya lagi.  Made mengusulkan jika banyaknya festival justru membebani kinerja PNS, sebaiknya dilepas. Ditawarkan ke swasta. (udi)