Bekraf Mulai Dampingi Pelaku Ekonomi Kreatif

Pengrajin bambu di Desa Gintangan. (foto/BB/udi)

PELAKU ekonomi kreatif di Banyuwangi benar-benar mendapat perhatian pusat. Badan EkonomiKreatif (Bekraf) mulai turun pelaku ekonomi mulai Juli ini. Tak tanggung-tanggung, program ini akan berlanjut hingga  empat bulan ke depan. Harapannya, dari  program ini, mampu meningkatkan daya saing pelaku ekonomi di Banyuwangi. Program Bekraf ini dinamai Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (Ikkon).

Bekraf memberangkatkan tim yang tinggal di Banyuwangi selama lima bulan. Mereka dari beragam keilmuan. Mulai desainer fesyen, desainer produk, antropolog, desainer tekstil, desainer grafis, arsitek, desainer interior, manajemen bisnis, hingga video maker.

Dengan berbagai disiplin ilmu tersebut, langkah pendampingan bisa komprehensif, dari sisi produksi, manajemen, pemasaran, hingga pendekatan antropologisnya. Pendampingan dibuat fokus ke beberapa sentra UMKM berbasis desa, sehingga hasilnya bisa lebih terukur.”Desainer produk Bekraf mendampingi penentuan bentuk produk perajin kami, seperti produk bambu, furniture, atau suvenir. Lalu manajemennya disentuh, sehingga UMKM lebih profesional. Didampingi pula kemasan dan model promosinya. Demikian juga UMKM batik dan makanan Banyuwangi, didampingi desainnya sampai promosinya,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, belum lama ini.

Pihaknya optimis  pendampingan ini semakin menggeliatkan UMKM. ”Pengembangan ekonomi kreatif berbasis pariwisata yang kami lakukan selama ini berjalan cukup baik. Pengrajin tumbuh. Tapi tentu masih banyak kekurangan. Kami berharap itu bisa dibenahi bersama, dan kami bisa mendapat banyak masukan dari Bekraf,” ujarnya.

Dari data BPS, ekonomi kreatif di Banyuwangi menyumbang 5,15 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Anas optimistis, sinergi Bekraf akan  mengerek kinerja ekonomi kreatif, minimal  berkontribusi 10 persen terhadap PDRB pada 2021. Sebelumnya, Banyuwangi juga dipilih Bekraf dipromosikan sebagai lokasi syuting kepada sineas internasional di ajang Festival Film Cannes, Perancis, Mei lalu. (udi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here